FI’IL(الفعل)

- DEFINISI
Fi’il adalah kata kerja (predikat) yang mengandung unsur waktu atau zaman.
Contoh : كَتَبَ, يَكْتُبُ, اُكْتُبْ
- CIRI-CIRI & TANDA-TANDA FI’IL
- Ciri-ciri fi’il secara global (madhi, mudhari`, dan amr) :
Dapat bersambung dengan nun taukid tsaqilah (نّ) maupun khafifah (نْ).
Contoh : أَقبِلَنْ ياَ زَيدُ, أَقبِلَنَّ ياَ زَيد
- Ciri-ciri fi`il madhi dan mudhari` :
Menerima awalan (قد).
Contoh : قد يَحزَنُ الغَنِيُّ, قَد جاَءَ المُدَرِّسُ
- Ciri-ciri fi`il mudhari` dan amr :
Dapat bersambung dengan ya’ mukhathabah.
Contoh : اُكْتُبِيْ, تَكتُبِيْنَ
- Ciri-ciri khusus fi`il madhi :
- Dapat bersambung dengan ta’ fa`il.1
Contoh : وَقَفْتُ, أَكَلْتَ, دَرَسْتِ
- Dapat bersambung dengan ta’ ta’nist.2
Contoh : كَتَبَتْ
- Ciri-ciri khusus fi`il mudhari` :
Menerima awalan (س) dan (سوف).
Contoh : سَوْفَ يَأْتِيْهِم أُجُورَهُمْ, سَأُساَفِرُ إِلَى المَدِينَةِ
- Ciri-ciri khusus fi`il amr :
Mengandung unsur permintaan atau perintah.
Contoh : اِجلِسْ
- PEMBAGIAN FI`IL:
- Berdasarkan kandungan huruf `illahnya3
- Fi`il shahih
- Fi`il mu`tal
- Berdasarkan indikasi zaman
- Fi`il madhi
- Fi`il mudhari`
- Fi`il amr
- Berdasarkan tashrif/perubahannya
- Fi`il jamid
- Fi`il mutasharrif
- Berdasarkan maf`ul/objeknya
- Fi`il lazim
- Fi`il muta`addi
- Berdasarkan fa`il/subjeknya
- Fi`il ma`lum
- Fi`il majhul
- Pembagian fi`il berdasarkan kandungan huruf `illahnya
- Fi`il shahih (الفعل الصحيح)
- Definisi
Fi`il shahih adalah fi`il/kata kerja yang tidak terdapat huruf `illah di dalamnya.
- Pembagian fi`il shahih
Fi`il shahih terbagi menjadi 3 :
- Shahih salim (الصحيح السالم)
Yaitu setiap fi`il yang tidak terdapat huruf hamzah dan juga tadh`if/pengulangan huruf di dalamnya.
Contoh : جلس, حضر, كتب
- Shahih mahmuz (الصحيح المهموز)
Yaitu setiap fi`il yang salah satu hurufnya adalah hamzah.
Contoh : قرأ, سأل, أخذ
- Shahih mudha`af (الصحيح المضعف)
Yaitu setiap fi`il yang dua hurufnya sama.
Shahih mudha`af terbagi menjadi 2 :
- Mudha`af tsulatsi (المضعف الثلاثي)
Yaitu fi`il yang terdiri dari tiga huruf; `ain fi`il dan lam fi`ilnya sama.
Contoh : مَدَّ أصله مَدَدَ, فَرَّ أصله فَرَرَ
- Mudha`af ruba`i (المضاعف الرباعي)
Yaitu fi`il yang terdiri dari empat huruf; huruf pertama sama dengan huruf ketiga, huruf kedua sama dengan huruf keempat.
Contoh : زكزك, وسوس, طأطأ
- Fi`il mu`tal akhir(الفعل المعتل الأخير)
- Definisi
Fi`il mu`tal akhir adalah setiap fi’il yang salah satu atau kedua hurufnya adalah huruf `illah.
- Pembagian fi`il mu`tal akhir
Fi`il mu`tal akhir terbagi menjadi 5 :
- Mitsal (المثال)
Yaitu fi’il yang huruf `illahnya berada di awal.
Contoh : وعد, وجد, وثق
- Ajwaf (الأجوف)
Yaitu fi`il yang huruf `illahnya berada di tengah.
Contoh : قال, باع, صام
- Naqis (الناقص)
Yaitu fi`il yang huruf `illahnya berada di akhir.
Contoh : دعا, بنى, حظي
- Lafif mafruq(اللفيف المفروق)
Yaitu fi`il yang huruf `illahnya berada di awal dan akhir.
Contoh : وعى, وقى
- Lafif maqrun (اللفيف المقرون)
Yaitu fi`il yang huruf `illahnya berada di tengah dan akhir.
Contoh : روى, هوى
- ISLAAH AL-LUGHAH
Makna | Yang sering digunakan | Ishlah Lughah |
Mau tidak mau | تُرِيدُ أَمْ لاَ تُرِيدُ | شِئْتِ أَمْ أَبَيْتِ |
- REFERENSI
- Al-Lughah Al-Arabiyyah (Al-Fashlu Ad-Diraasy Al-Awwal), karya Qism Ta’limi Zaad Al-Ilmiyyah.
- At-Tuhfatus Saniyyah Syarh Muqaddimah Al-Jurrumiyyah, Muhammad Muhyiddin Abdul Hamid.
Penulis : Ainun Nur Hasanah
Pembimbing : Ust. Ahyat Habibi, Bcl.
- Ta’ fa`il adalah dhamir yang berkedudukan sebagai fa`il/subjek untuk menggantikan dhamir (أنا), (أنتَ), dan (أنتِ).
- Ta’ ta’nits adalah dhamir yang digunakan sebagai penanda mu’annats pada fi`il madhi.
- Huruf (ا), (ي), dan (و) berharakat sukun sukun.